DPC Partai Demokrat Kabupaten Fakfak-Papua Barat

Breaking News
Loading...
Selasa, 11 Oktober 2016

YANG PERSOALKAN USIA AHY TIDAK PAHAM KEINDONESIAAN

26 September 2016 - Berita NasionalYang Persoalkan Usia AHY Tidak Paham Keindonesiaan

‘’Para pejuang saja tidak pernah memaki-maki penjajah seperti Ahok memaki wong cilik.’’

Politisi Partai Demokrat, Didik Mukrianto mengaku heran dengan serangan yang dilakukan para pendukung petahana, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok terhadap Calon Gubernur yang diusung Koalisi Cikeas, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)  terkait usianya yang dikatakan masih sangat muda dan belum matang. Kritik seperti ini menurut Didik muncul dari mereka yang kurang memahami keIndonesiaan.

“Saya heran saja, yang dikritik kok usia Mas Agus yang katanya masih muda. Mereka yang mengkritik ini saya rasa tidak memahami keIndonesiaan dan belum merasa merdeka. Perjuangan ke-Indonesiaan itu dimulai dengan Kebangkitan Nasional yang dipimpin oleh Budi Utomo yang saat itu usianya masih sangat muda. Sumpah Pemuda juga menjadi salah satu tonggak sejarah juga dilakukan oleh para pemuda.Lantas dimana salahnya menjadi pemimpin di usia muda?,” ujar Didik di Jakarta, Minggu (25/5).

Dia pun mengingatkan sosok dua proklamator RI, Bung Karno dan Bung Hatta yang juga masih sangat muda ketika mereka menjadi bagian dari motor perjuangan Indonesia.

”Jadi jangan mendeskreditkan Mas Agus karena usianya yang muda. Sangat picik kalau cara pandangnya seperti itu. Meski usianya masih sangat muda, Mas Agus memiliki segudang prestasi baik di dinas kemiliteran maupun prestasi akademik non militer di usianya yang baru 38 tahun. Dia didik secara militer untuk menjadi pemimpin,” tegasnya.

Didik justru mengkritik para pendukung Ahok yang mengaku Soekarnois karena sikap Ahok jauh dari sikap Soekarno maupun para pejuang kemerdekaan lainnya. Para pejuang tidak pernah mengeluarkan kata-kata kasar bahkan kepada para penjajah sekalipun terlebih kepada anak bangsa sendiri. Sikap memaki-maki justru ditunjukkan para penjajah kepada para pejuang dan rakyat Indonesia.

”Coba lihat saja bagaimana sosok para pejuang terutama Bung Karno. Pernahkah dia berkata-kata kasar bahkan kepada Belanda sekalipun yang menjadi penjajah? Bandingkan juga sikap Pemimpin yang kerap marah-marah dan memaki-maki bawahannya, orang kecil atau wong cilik atau orang yang tidak sepaham dengan dirinya? Apakah sikap yang seperti ini yang dicontohkan para pendiri bangsa? Masyarakat bisa menilai sendiri,” tandasnya.

Ketua Umum Laskar Demokrat Penegak Hukum dan HAM ini menandaskan bahwa integritas, kapasitas dan kapabilitas yang menjadi ukurannya. Selain para pahlawan dan founding father Indonesia yang sangat muda pada saat berjuang, Presiden Amerika Serikat Barack Obama memulai karier presidennya juga pada saat usia yang relatif muda.

"Mas Agus terbukti memiliki integritas, kapasitas, kapabilitas dan profesionalisme. Rekam jejak yang sangat terukur dalam konteks pengabdian di TNI dan leadership dengan segudang prestasi, penghargaan serta capaian menjadi landasan penting pengabdian beliau yang lebih besar kepada bangsa, negara dan masyarakat melalui dunia politik dan pemerintah. Sosok visioner seperti Mas Agus akan mampu mengubah wajah Jakarta menjadi lebih ramah, lebih manusiawi, lebi baik dalam hal penataan serta pengelolaan ekonomi, birokrasi, penataan kota, keberpihakan kepda warga masyarakat secara proporsional dan pembangunan yang berwawasan

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer